Dear
23 Januari 2020
Dear....
Tuhan:)
malam ini agak sunyi beberapa suara hembusan angin malam yang dapat ku dengar, sambil termenung, gadis kecil itu dirapuhkan untuk kesekian kalinya oleh human lagi tentunya.
ia pikir dengan keluarga yang engga utuh atau rumah yang bisa dibilang bukan rumah yang di impikannya lagi telah membuat nya hancur untuk kesekian kalinya, pikirnya ia bakal berubah dengan mimpi yang ingin dicapainya untuk membahagiakan dan juga pastinya memperbaiki hidupnya.
Tetapi entah kenapa orang orang terdekatnya lah yang selalu mematahkan mimpinya dan terpaksa dikubur dalam dalam hingga jadi kenangan yang bakal dilupakan untuk selamanya,
Tuhan?
punya cara? apa akhir dari skenario mu :)
ingin sekali cepat sampai endingnya, entah itu bahagia atau ia harus rapuh lagi, lagi , dan lagi
titik ini la yang membuat dirinya lelah ingin rasanya ia pergi jauh dari dunia, tapi kenapa engga juga? kenapa tuhan? apa lagi yang harus dilakukannya di dunia? cukup kuat ia hidup didunia human.
boleh aku pindah planet? “katanya”
ya karna hanya dirimu yang mengerti sabar tanpa harus ia bercerita panjang lebar tuhan:(( (Allah SWT)
ingin rasanya cepat berakhir, sampai sampai hatinya beku menjadi hitam logika sudah enggan berdamai hingga ia menjadi batu dan gelap entah sampai kapan, ia menutupi dengan senyuman dan tawaan palsu itu, ingin rasanya tertawa tidak disatu tempat tapi di tempat yang diimpikannya, ia tepat sekali rumahnya :))
sudahla singkat dulu, makasi udah mau baca or dengerin:))
See u
Komentar